Rabu, 29 Oktober 2025

VLSM (Variable Length Subnet Mask) dalam Pengaturan IP Address



Pengaturan IP Address Menggunakan VLSM (Variable Length Subnet Mask)

Pengertian VLSM

VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah metode pembagian alamat IP yang memungkinkan setiap subnet memiliki subnet mask berbeda-beda sesuai kebutuhan jumlah perangkat pada jaringan tersebut. Pada jaringan komputer, setiap perangkat membutuhkan alamat IP unik agar dapat terhubung dan saling berkomunikasi. Tanpa perhitungan yang tepat, subnet berpotensi memiliki banyak alamat IP yang tidak terpakai sehingga menyebabkan pemborosan.

Dalam penerapannya, VLSM memberikan fleksibilitas penuh kepada administrator jaringan untuk membagi suatu jaringan besar menjadi beberapa bagian kecil yang ukurannya dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Misalnya, divisi jaringan yang memiliki banyak perangkat akan diberi subnet dengan alokasi IP lebih besar, sedangkan bagian dengan perangkat sedikit akan menggunakan subnet berukuran kecil.

Selain mengoptimalkan penggunaan alamat IP, VLSM juga mendukung efisiensi dalam sistem routing. Router dapat melakukan summarization atau penggabungan route sehingga tabel routing menjadi lebih ringkas dan mudah dikelola. Karena manfaat inilah VLSM digunakan secara luas pada perancangan jaringan modern, terutama dalam protokol routing dinamis seperti OSPF, EIGRP, dan RIP versi 2.

Secara keseluruhan, VLSM menjadi teknik penting untuk mengatur IP dalam jaringan agar lebih efisien, terstruktur, mudah dikelola, dan mampu berkembang sesuai kebutuhan di masa mendatang.

Tujuan Penggunaan VLSM dalam Jaringan

  • Menghemat penggunaan alamat IP dalam jaringan
  • Menyesuaikan jumlah IP pada setiap subnet sesuai kebutuhan
  • Menyederhanakan manajemen dan pengembangan jaringan
  • Mendukung struktur routing yang lebih efisien dan ringkas
  • Mengurangi pemborosan IP terutama pada jaringan berskala besar

Langkah-langkah Perhitungan VLSM

  1. Menentukan jaringan utama dan subnet mask awal
  2. Menghitung kebutuhan jumlah IP per subnet
  3. Mengurutkan subnet berdasarkan host terbanyak ke paling sedikit
  4. Menentukan subnet mask tiap subnet sesuai kebutuhan host
  5. Menetapkan Network ID secara berurutan
  6. Menentukan Broadcast Address dan rentang host

Contoh Singkat Perhitungan VLSM

Misal jaringan: 192.168.10.0 /24

Subnet Kebutuhan Host
A 100 perangkat
B 50 perangkat
C 25 perangkat

Subnet Subnet Mask Kapasitas Keterangan
A /25 128 IP Untuk 100 host
B /26 64 IP Untuk 50 host
C /27 32 IP Untuk 25 host

Kesimpulan

VLSM adalah teknik penting dalam pengaturan IP address yang memungkinkan pemecahan jaringan menjadi beberapa subnet dengan ukuran berbeda sesuai kebutuhan masing-masing bagian. Dengan VLSM, penggunaan alamat IP dapat menjadi lebih hemat, jaringan lebih mudah dikelola, dan mampu menyesuaikan perkembangan jumlah perangkat di masa mendatang. Oleh sebab itu, VLSM hampir selalu digunakan pada desain jaringan profesional baik berskala kecil maupun besar.

Sumber / Referensi Artikel

Rabu, 22 Oktober 2025

Daftar 5 Perusahaan Beserta IP Address, Kelas IP, dan Subnet Mask dengan Prefik /18

Tabel Subnet Mask Perusahaan (/18)

Tabel Subnet Mask (/18) Perusahaan Besar

Perusahaan Contoh IP address Kelas IP Subnet Mask & Prefix Keterangan
Google 8.8.8.8 A 255.255.192.0 /18 Digunakan untuk layanan YouTube, Gmail, dan Google Cloud.
Microsoft 40.77.167.40 A 255.255.192.0 /18 Mendukung jaringan Azure dan data center global.
Amazon 176.32.103.205 B 255.255.192.0 /18 Menangani AWS, Prime Video, dan layanan e-commerce global.
Apple 17.172.224.47 A 255.255.192.0 /18 Mendukung iCloud, App Store, dan sistem operasi iOS.
Meta (Facebook) 157.240.1.35 B 255.255.192.0 /18 Digunakan untuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Kamis, 16 Oktober 2025

KELAS IP ADDRES PERUSAHAAN

Daftar 20 Perusahaan Indonesia

Daftar 20 Perusahaan Indonesia

No Nama Perusahaan IP/Alamat Jaringan Nama Class Submit
1PT Telkom Indonesia192.168.1.1Network A3
2PT PLN Persero192.168.1.2Network B2
3PT Pertamina192.168.1.3Network A4
4PT Garuda Indonesia192.168.1.4Network B2
5PT Astra International192.168.1.5Network C3
6PT Freeport Indonesia192.168.1.6Network A5
7PT Unilever Indonesia192.168.1.7Network B4
8PT Indofood Sukses Makmur192.168.1.8Network A3
9PT Bank Mandiri192.168.1.9Network B2
10PT Bank BRI192.168.1.10Network C3
11PT Bank BNI192.168.1.11Network A4
12PT Kimia Farma192.168.1.12Network B2
13PT Bio Farma192.168.1.13Network C3
14PT Krakatau Steel192.168.1.14Network A5
15PT Gudang Garam192.168.1.15Network B2
16PT Mayora Indah192.168.1.16Network A4
17PT Adaro Energy192.168.1.17Network B3
18PT Bukit Asam192.168.1.18Network C2
19PT GoTo Gojek Tokopedia192.168.1.19Network A4
20PT XL Axiata192.168.1.20Network B3

Rabu, 01 Oktober 2025

522, 530 Komunikasi Optik 2 Mencari IP Address ISP

 1. PENDAHULUAN.

 Dalam era komunikasi digital, jaringan internet menjadi sarana utama dalam proses pertukaran data. Salah satu komponen penting dalam jaringan adalah alamat IP (Internet Protocol) yang berfungsi sebagai identitas setiap perangkat yang terhubung. Melalui alamat IP, perangkat dapat saling berkomunikasi dan mengakses layanan yang disediakan oleh ISP (Internet Service Provider). Oleh karena itu, mengetahui cara mencari dan mengidentifikasi alamat IP dari ISP penting untuk memahami cara kerja jaringan serta proses transmisi data dalam sistem komunikasi optik.

2. ALAT dan BAHAN.
 - ISP berupa acces point  -ADAPTOR htb - HTB -fiber to enthernet converter 







3. PING





  Fiber Optik (FO) Pengertian Fiber Optik Fiber Optik (FO) adalah media transmisi data yang menggunakan serat kaca atau plastik sebagai pe...