Rabu, 26 November 2025

21 Subbetting VLSM dengan Network: 192.168.10.0/25

Subnetting VLSM 192.168.10.0/24

📘 Pengertian VLSM

VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah teknik subnetting yang memungkinkan setiap subnet memiliki panjang subnet mask berbeda sesuai kebutuhan jumlah host, sehingga penggunaan alamat IP lebih efisien.

⚡ Kenapa VLSM Dibutuhkan?

  • Menghemat alamat IP yang terbatas (IPv4).
  • Menyediakan fleksibilitas subnet sesuai jumlah host tiap subnet.
  • Mengurangi pemborosan alamat IP pada jaringan besar.

📐 Prinsip Dasar VLSM

  1. Tentukan kebutuhan host tiap subnet.
  2. Hitung subnet mask minimum dengan rumus: 2^n - 2 ≥ jumlah host.
  3. Alokasikan alamat dari subnet terbesar ke terkecil.
  4. Hitung network, range host, dan broadcast tiap subnet.

🖥️ Contoh Kasus — Network: 192.168.10.0/24

Kebutuhan Subnet:

  • Subnet A: 100 host
  • Subnet B: 50 host
  • Subnet C: 30 host
  • Subnet D: 10 host

Subnet Mask yang Dihitung:

  • Subnet A: /25 (2^7-2=126 host)
  • Subnet B: /26 (2^6-2=62 host)
  • Subnet C: /27 (2^5-2=30 host)
  • Subnet D: /28 (2^4-2=14 host)

📊 Tabel Subnetting VLSM

Subnet Prefix Network Range Host Broadcast
A /25 192.168.10.0 192.168.10.1 – 192.168.10.126 192.168.10.127
B /26 192.168.10.128 192.168.10.129 – 192.168.10.190 192.168.10.191
C /27 192.168.10.192 192.168.10.193 – 192.168.10.222 192.168.10.223
D /28 192.168.10.224 192.168.10.225 – 192.168.10.238 192.168.10.239

🔄 Diagram Visual — Alur Perhitungan VLSM

[Mulai Network] 
       ↓
Tentukan jumlah host tiap subnet
       ↓
Hitung subnet mask tiap subnet
       ↓
Alokasikan alamat dari subnet terbesar ke terkecil
       ↓
Hitung network, host range, broadcast
       ↓
Selesai
    

📝 Penjelasan Langkah

  • Mulai dari network 192.168.10.0/24.
  • Subnet terbesar (100 host) → /25 → Network A: 192.168.10.0–192.168.10.127
  • Subnet berikutnya (50 host) → /26 → Network B: 192.168.10.128–192.168.10.191
  • Subnet 30 host → /27 → Network C: 192.168.10.192–192.168.10.223
  • Subnet 10 host → /28 → Network D: 192.168.10.224–192.168.10.239

✅ Tips Praktis & Checklist

  • Alokasikan subnet terbesar terlebih dahulu.
  • Catat network, host range, dan broadcast tiap subnet.
  • Pastikan tidak ada tumpang tindih subnet.
  • Gunakan rumus 2^n-2 untuk jumlah host usable.
  • Simpan diagram jaringan untuk memudahkan troubleshooting.

📌 Kasus Tambahan — Network: 192.168.10.0/25

Kebutuhan: Subnet A 50 host, Subnet B 30 host, Subnet C 20 host

Subnet Prefix Network Range Host Broadcast
A /26 192.168.10.0 192.168.10.1 – 192.168.10.62 192.168.10.63
B /27 192.168.10.64 192.168.10.65 – 192.168.10.94 192.168.10.95
C /27 192.168.10.96 192.168.10.97 – 192.168.10.126 192.168.10.127

Tidak ada komentar:

Posting Komentar