Jumat, 30 Januari 2026


 

Fiber Optik (FO)

Pengertian Fiber Optik

Fiber Optik (FO) adalah media transmisi data yang menggunakan serat kaca atau plastik sebagai penghantar cahaya untuk mengirimkan informasi. Cahaya yang digunakan biasanya berasal dari laser atau LED. Teknologi fiber optik mampu mengirimkan data dengan kecepatan sangat tinggi dan tingkat kehilangan sinyal yang rendah, sehingga banyak digunakan dalam sistem komunikasi modern.

Fiber optik bekerja berdasarkan prinsip total internal reflection, yaitu pemantulan cahaya di dalam inti serat (core) sehingga cahaya tetap terjaga dan dapat merambat hingga jarak yang sangat jauh.


Struktur Kabel Fiber Optik

Secara umum, kabel fiber optik terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu:

  • Core (Inti)
    Bagian paling tengah yang berfungsi sebagai jalur perambatan cahaya.

  • Cladding
    Lapisan yang mengelilingi core dan berfungsi memantulkan cahaya kembali ke dalam core.

  • Coating / Buffer
    Lapisan pelindung serat agar tidak mudah rusak.

  • Strength Member
    Bagian penguat (biasanya dari kevlar) untuk melindungi serat dari tarikan.

  • Outer Jacket
    Lapisan terluar sebagai pelindung kabel secara keseluruhan.


Fungsi Fiber Optik

Fiber optik memiliki berbagai fungsi penting dalam kehidupan modern, antara lain:

  • Menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi

  • Digunakan pada jaringan telekomunikasi dan transmisi data

  • Mendukung sistem jaringan komputer dan pusat data

  • Digunakan dalam bidang industri, militer, dan medis

  • Menjadi tulang punggung jaringan komunikasi jarak jauh


Jenis-Jenis Fiber Optik

Berdasarkan jalur cahaya dan penggunaannya, fiber optik dibedakan menjadi:

Single Mode Fiber (SMF)
Fiber optik jenis ini hanya memiliki satu jalur cahaya. Cocok digunakan untuk komunikasi jarak jauh karena redaman sinyalnya sangat kecil.

Multi Mode Fiber (MMF)
Fiber optik yang memiliki banyak jalur cahaya dan biasanya digunakan untuk jaringan jarak pendek, seperti jaringan lokal (LAN).


Kelebihan Fiber Optik

Beberapa keunggulan penggunaan fiber optik, yaitu:

  • Kecepatan transmisi data sangat tinggi

  • Bandwidth besar

  • Tidak terpengaruh gangguan elektromagnetik

  • Tingkat keamanan data lebih baik

  • Umur pemakaian relatif panjang


Kekurangan Fiber Optik

Selain kelebihan, fiber optik juga memiliki beberapa keterbatasan, antara lain:

  • Biaya instalasi awal cukup mahal

  • Proses pemasangan dan penyambungan membutuhkan keahlian khusus

  • Perawatan dan perbaikan jaringan relatif lebih sulit


Contoh Penerapan Fiber Optik

Fiber optik banyak diterapkan dalam berbagai bidang, seperti:

  • Jaringan internet rumah (FTTH)

  • Jaringan backbone ISP

  • Sistem komunikasi perkantoran

  • Jaringan kampus dan sekolah

  • Sistem kamera dan sensor industri

Langkah Langkah Pembuatan kabel fiber Optik

1. Potong dulu kabel fiber optik
2. Kemudian pisahkan antara yang kaku dan lentur 
3. Lalu setelah itu potong yang lentur sampai ada serat yang berwarna biru




   4. setelah dikupas lalu dibersihkan menggunakan tisu yang sudah dikasih alkohol

5. setelah itu masukan ke fc

6. setelah dimasukkna ke fastcon ujung' nya lalu tes ke laser dan ke peredam 



punya saya di -31 dan -32


Rabu, 14 Januari 2026

Terminasi Konektor Fiber Optics


Terminasi Konektor Fiber Optic

Gambar 427 Terminasi Konektor Fiber Optics

Terminasi (Crimping) Fiber Optic

Berikut adalah langkah-langkah melakukan terminasi konektor Fiber Optic yang umum digunakan di sekolah (SMK) maupun di lapangan kerja. Istilah yang tepat sebenarnya adalah terminasi konektor FO, meskipun sering disebut crimping FO.

1

Persiapan Alat dan Bahan

Alat

  • Fiber Stripper
  • Fiber Cleaver
  • Crimp Tool FO
  • Optical Power Meter & Light Source (opsional)
  • Visual Fault Locator (VFL)

Bahan

  • Kabel Fiber Optic (Single Mode / Multi Mode)
  • Konektor FO (SC / LC / ST / FC – Fast Connector)
  • Alkohol Isopropil & tisu bebas serat
2

Mengupas Jaket Kabel Fiber Optic

  • Kupas jaket luar ±3–5 cm
  • Buka strength member (kevlar)
  • Kupas buffer hingga tersisa serat kaca
⚠ Hati-hati, serat FO sangat rapuh dan bisa melukai kulit.
3

Membersihkan Serat Optik

  • Bersihkan dengan alkohol isopropil
  • Gunakan tisu bebas serat
  • Pastikan serat bersih dan bening

Tujuan: menghindari redaman (loss) tinggi

4

Memotong Serat (Cleaving)

  • Masukkan serat ke fiber cleaver
  • Potong dengan sudut 90°
  • Pastikan potongan rata

Cleaving yang baik menghasilkan sinyal optimal

5

Memasang Konektor Fiber Optic

  • Masukkan serat ke konektor FO
  • Dorong hingga mentok
  • Kunci konektor sesuai jenis
  • Gunakan crimp tool bila diperlukan
6

Pemeriksaan Visual

  • Gunakan Visual Fault Locator (VFL)
  • Cahaya merah harus lurus
  • Tidak ada kebocoran cahaya
7

Pengujian

  • VFL untuk pengecekan cepat
  • Optical Power Meter / OTDR (profesional)
Target Redaman:
  • Single Mode: 0,2 – 0,5 dB
  • Multi Mode: 0,3 – 0,7 dB
8

Finishing

  • Pasang boot pelindung
  • Rapikan kabel
  • Beri label koneksi

Ringkasan Singkat

  • Kupas kabel FO
  • Bersihkan serat
  • Cleaving
  • Pasang konektor
  • Crimp & tes
Sumber:
Panduan terminasi kabel serat optik
fibconet.com